Perangkat Hukum dalam Pelaksanaan REDD di Indonesia


Pencegahan deforestasi (avoided deforestation) menjadi isu utama dalam percaturan politik internasional dalam mengurangi pemanasan global. Isu ini pertama kali muncul pada Conferences of the Parties (COP) ke-11 untuk United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) di Montreal 2005. Papua New Guinea dan Costa Rica yang didukung oleh delapan Pihak yang tergabung dalam Coalition for Rainforest Nations (CfRN) mengajukan proposal tentang insentif untuk pencegahan deforestasi atau dikenal dengan Reducing Emissions from Deforestation in Developing Countries (REDD).

REDD ini kemudian menjadi agenda COP ke-11. COP ke-11 mengundang para Pihak dan peninjau terakreditasi (accredited observers) seperti NGOs, untuk mengajukan pandangan-pandangannya kepada Subsidiary Body on Scientific and Technical Advice (SBSTA) tentang REDD dalam proses selama dua tahun untuk disepakati pada COP ke-13 di Bali. Diharapkan pada COP ke-15 pada Desember 2009 di Copenhagen dapat disepakati mengenai modality, aturan dan prosedur implementasi REDD.

Proposal-proposal yang diajukan meliputi:

  1. hal-hal yang berkaitan dengan saintifik, teknik dan metodologi (scientific, technical and methodological issues);
  2. informasi dan pengalaman-pengalaman mengenai pendekatan kebijakan dan insentif-insetif positif (information and experiences on policy approaches and positive incentives).

The Stern Review on Climate Change merupakan salah satu yang menarik perhatian dunia. Laporan yang ditulis oleh Sir Nicholas Stern untuk Ministry of Finance, Inggris itu menggarisbawahi bahwa pencegahan deforestasi harus menjadi bagian dari setiap perjanjian iklim pasca Kyoto dan skema percontohan harus segera dimulai sesegera mungkin. Ada tiga proposal yang diajukan oleh negara-negara para Pihak (Parties) dan NGOs yang memasukan emisi dari deforestasi (RED), deforestasi dan degradasi (REDD) atau deforestasi, degradasi dan enhancement (REDD+).

Perangkat Hukum Pelaksanaan REDD di Indonesia

Sejak penyelenggaraan COP13 di Bali Pemerintah Indonesia c.q. Departemen Kehutanan sangat giat mengembangkan perangkat hukum atau peraturan yang terkait langsung dengan pelaksanaan REDD. Di antara perangkat tersebut terdapat tiga Peraturan Menteri yang telah resmi diundangkan, yaitu:

  1. Permenhut nomor 68_Menhut-II_2008, 11 Desember 2008 tentang penyelengaraan implementasi dari kegiatan demonstrasi Pengurangan Emisi karbon dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD).   Permenhut No. 68/2008 pada dasarnya menguraikan prosedur permohonan dan pengesahan kegiatan demonstrasi REDD, sehingga metodologi, teknologi dan kelembagaan REDD dapat dicoba dan dievaluasi. Tantangannya adalah bagaimana kegiatan demonstrasi dapat dialihkan menjadi proyek REDD yang sesungguhnya di masa yang akan datang.
  2. Permenhut. Nomor 30 Menhut-II-2009, 1 Mei 2009 tentang Tata Cara Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD). Permenhut No. 30/2009 mengatur tata cara pelaksanaan REDD, termasuk persyaratan yang harus dipenuhi pengembang, verifikasi dan sertifikasi, serta hak dan kewajiban pelaku REDD. Hingga saat ini ketentuan mengenai penetapan tingkat emisi acuan sebagai pembanding belum ditetapkan.
  3. Permenhut Nomor 36_Menhut-II_2009, 22 Mei 2009 tentang Tata Cara Perizinan Usaha Pemanfaatan Penyerapan dan/atau Penyimpanan Karbon pada Hutan Produksi dan Hutan Lindung. Permenhut No. 36/2009 mengatur ijin usaha REDD melalui penyerapan dan penyimpanan karbon. Di dalamnya juga diatur perimbangan keuangan, tata cara pengenaan, pemungutan, penyetoran dan penggunaan penerimaan negara dari REDD. Peraturan ini membedakan antara kegiatan penyerapan dan penyimpanan karbon di berbagai jenis hutan dan jenis usaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: